Pada hari Selasa Tanggal, 09 Maret 2021,Desa Tobai Barat kedatangan tamu dari Team BPN dalam rangka Penyuluhan PTSL. Penyuluhan ini dihadiri oleh sejumlah Aparatur Pemerintah seperti Danramil Kecamatan Sokobanah,Kepala Desa Tobai Barat,Kasun dan sejumlah Tokoh Masyarakat yang berada di 5 Dusun di Desa Tobai Barat.

BPN ini merupakan “Badan Pertanahan Nasional” yang berada dibawah kendali atau naungan  Kementrian Agraria Republik Indonesia. dan telah diatur dalam Permen Agraria Nomor 6 Tahun 2018 tentang PTSL.  BPN ini membentuk Timsus untuk PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap), untuk pembuatan dan percepatan sertifikat tanah di seluruh Indonesia.

saat ini team BPN daerah kabupaten sampang yang kepala rombongan-Nya Bapak Ahmad Wahyudi,S.H mempercayai Desa Tobai Barat Sokobanah Sampang. Untuk menyelenggarakan program PTSL ini, program PTSL ini merupakan program rutinan dimana setiap tahun BPN kabupaten menunjuk desa-desa yang dianggap sudah siap dan sanggup untuk melksanakan program PTSL.  Alhamdulillah “ucap Bapak Edy Sukamto selaku Kades Tobai Barat” tahun ini Desa Tobai Barat mendapat kepercayaan dari BPN Kabupaten Sampang.

setelah kami mewancarai Bapak Kades, Beliau berkata”Program ini sangat ditunggu-tunggu oleh saya’‘ dan saya yakin Masyarakat juga sama, mengapa demikian?. karena program ini sangat membantu kami didalam menjaga aset tanah kami agar lebih resmi, ibarat Sepeda Motor yang ada surat-suratnya. bahkan lebih dari itu, program ini juga mempermudah kami untuk menyelesaikan persoalan-persoalan sengketa tanah yang berkepanjangan yang sampai saat ini tak kunjung usai, juga salah satu harapan kami agar semua masalah tanah dibawah yang masih dipendam oleh Masyarakat bisa terbuka lebar agar bisa cepat kami atasi yang nantinya tidak lagi ada persoalan tanah.

mengenai pembiyayan program PTSL ini telah diatur dalam BAB VI Pasal 40 Ayat 1,2 dan 3 bahwa semua pembiyaan dan Sertifikat ditanggung Pemerintah dalam artian gratis. namun hal lain yang tidak diatur dalam undang undang tersebut diatur didalam Perdes seperti pembelian Matrai,patok,dan uang lelah team pengukur ditanggung oleh pemohon,dalam hal ini Pemdes mengacu pada BAB VI Pasal 40 Ayat 4. 

Dalam hal ini pemerintah desa berharap agar semua masyarakat ikut mendaftar program sertifikat tanah ini agar bisa mewujudkan cita-cita mulia ini.

Penulis

Abi Akmal

 

 

 

 

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Leave a Reply

Back to Top